Akhirnya Satu Demi Satu Mulai Terbukti Dari Yang Ahok Katakan Mengenai Surat Al'Maidah Ayat 51, Ini Buktinya


Ustadz Enha

Saat ini pertarungan di rancah politik Indonesia khususnya DKI Jakarta sudah mencapai puncaknya. Masing-masing Timses dari paara calon mulai bekerja keras bahkan dalam hal ini menghalalkan dan mengorbankan agama sebagai alat Politik.

Hal ini terjadi pada pada Ustadz Enha yang dimana diberitahukan akan mengisi mimbar-mimbar dakwah jumaat dan pengajian, tetapi hal ini di tolak oleh Ustadz Enha, Mengapa?

Karena di sela-sela mimbar tersebut Ustadz diminta oleh panitia untuk ceramah yang sangat tidak berkaitan dengan tema yang telah di tentukan oleh panitia. Tema yang sudah di pikirkan secara matang dan bagus malahan di salahgunakan untuk mengajak masyarakat agar memilih Gubernur Muslim.

Maka dari sana Ustadz secara lansgung menolak undangan tersebut jika harus menisi dakwah suci tersebut dengan kalimat yang tidak sesuai dengan menjadikannya dakwah kampanye.Sebelumnya mimbar tersebut akan di langsungkan di Mushala Yasir, Jl Kebembem no 12 RT.7/RW.13 Pisangan Timur, Pulo Gadung yang dimana panitia memaksa Ustadz Enha agar jamaah yang masih memilih ahok berpindah untuk memilih Anies.

Ustadz Enha menjelaskan "Kepada semua jemaah yang telah menunggu kehadiranku disana saya meminta maav sebesar-besarnya karena kehadiranku tidak di ijinkan oleh pihak panitia yang memaksa untuk harus mengisi dakwah suci kita menjadi dakwah politik besok, saya sangat menyayangkan hal tersebut dikarenakan baliho dan banyak spanduk telah terpasang dan juga mimbar tersebut memiliki tema yang sangat indah"

Selanjutnya Ustadz juga menyatakan bahwa sebenarnya undangan yang saya dapat terseburt berisi mengenai kegiatan menyambut Ramadhan dan bukan berisi tentang politik tetapi pihak panitia menyangkal dengan menjelaskan " benar Ustadz isi undangan kami memang mengenai penyambutan Ramadan tetapi apa salahnya sekalian untuk bercerita sedikit mengenai pilkada untuk memilih gubernur muslim untuk memajukan pemimpin Muslim"

kemudian Ustadz menjawab dengan jawaban sederhana "saya Ustadz yang bertugas sebagai penyebar Agama Islam bukan seorang Politikus yang mengerti Poilitik jika tidak keberatan saya anjurkan untuk memanggil yang bersangkutan (Anies - Sandiaga - Djarot) lansung menghadiri untuk mengisi dakwah tersebut sekalian mereka berkampanya"

Kemudian pihak panitia tidak terima dengan perkataan tersebut dan mengatakan "justru kami mengundang Ustadz untuk menyampaikannya karena Ustadz kan bertugas untuk menyambungkan pesan ALLAH"

Kemudian Ustad mengakhiri pertanyaan dengan"apakah seluruh jamaah yang datang merupakan pendukung Anies?" jika seluruh merupakan seluruhnya pendukung Anies maka saya bersedia hadir dan menyampaikan pesan tersebut, karena Allah tidak pernah memaksakan Umatnya untuk memilih pemimpin Non Muslim dan Muslim terkecuali memilih Pembuka Agama mereka sendiri. tutup kata Ustadz Enha untuk mengakhiri pembicaraan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

comments
March 13, 2018 at 9:02 PM delete

Permisi ya Gan cuma mau kasih info saja buat semuanya Gan ..!
Buruan Gabung !!! Bersama ©GarudaQQ GAME Poker Online Terbaik, Terpercaya Dan Tercepat...
No BOT or ADMIN..
- minimal deposit or Withdraw : Rp20.000,-
* Bonus TurnOver 0.3% setiap minggunya
* Bonus Referal 15% Seumur Hidup
Mari Rasakan Ke SUKSESAN Anda Bersama Kami , Klik Disini ,,
LiveChat Online ©24Jam

GarudaQQ

Agen DominoQQ

SitusQQ Online Terbaik

Agen DominoQQ Online

Situs Online Terpercaya

Situs Judi Online Terlengkap

Situs Judi Online Tercepat

Judi Online Asli Uang Indonesia

JudiQQ Online Asli Uang Indonesia

Bandar Poker Terbaik Se'asia

Poker Online Terbaik & Terlengkap di Indonesia

Reply
avatar