Djarot : Wakil Gubernur Bukan Ban Serap, Tetapi Benar-Benar Mem-"Backup" Gubernur.



DEBAT FINAL - Seperti yang kita ketahui bahwa tadi malam KPUD DKI Jakarta telah usai menyelanggarakan debat Pilgub Final. Dalam debat tersebut terlihat Ahok yang lebih banyak diam dan memberikan kesempatan berbicara terhadap wakilnya yaitu Djarot Saiful Hidayat.

Dalam kesempatan terakhir untuk menentukan kemenangan atau kekalahan ini pula Djarot sangat melontarkan perkataan-perkataan tegas mengenai lawan mereka yaitu paslon nomer 3 Anies-Sandiago beberapa kata yang kami kutip dari KOMPAS TV "Kami sudah melangsungkan sistem penganggaran yang transparan dengan sistem elektronik" kata ini dilontarkan ketika Anies memberikan pertanyaan mengenai penggangaran dan ekonomi di Jakarta pada saat mereka menjabat.

Djarot juga menegaskan kepada lawan mereka bahwa " Kami sudah menjalankan dan bukan lagi menjanjikan

  1. Ketuk Pintu, melayani dengan hati
  2. Membangun sanitasi dengan cara membedah rumah agar kehidupan terhindar dari penyakit
  3. mengefektifkan PKK dengan dasawisma.
  4. Kami juga sudah membuktikan bahwa kami sanggup untuk menggusur Lokalisasi untuk membangun ruang publik terpadu untuk kalangan anak muda dan sudah membangun ruang terpadu ramah anak (RPTRA) di setiap RW terutama di kawasan perumahan padat.
Dibalik semua kata pedas tersebut terselubung yang sangat menyentil ialah "Wakil Gubernur itu bukan ban serap, tetapi benar-benar mampu untuk mem-backup (menyokong) pekerjaan Gubernur" dan masih banyak kata-kata sentilan yang tidak dapat di sebutkan satu persatu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »