Tanjungbalai Dan Sekarang Tuban Selanjutnya Mana Lagi Yah? President Harus Turun Tangan Atas Toleransi Tersebut !!!


Patung raksasa dewa di kelenteng Tuban dipermasalahkan izinnya. Namun justru itu membuat orang menjadi penasaran.

Patung Dewa Khong Co Kwan Sing Tee Koen berdiri menjulang di dalam area parkir komplek Kelenteng Kwan Sing Bio di Jalan RE Martadinata, Tuban. Karena ada masalah IMB dan ramai di media sosial, akhirnya diputuskan patung ini ditutup kain putih.

Karena ramai di berita, ternyata banyak warga yang ingin melihat dari dekat monumen fenomenal tersebut. Pantauan  Minggu (6/8/2017) tidak sedikit warga Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik serta kota besar lainnya datang ke kelenteng yang terletak menghadap ke laut utara Tuban untuk berwisata maupun bersembahyang bagi mereka warga Konghucu.

Yeni (24), warga Kota Gresik ini rela naik motor bersama temannya ingin berwisata ke kelenteng Tuban sambil melihat Monumen Patung yang baru dibangun itu.

"Kepingin jalan jalan saja sambil lihat patung ini, bagus banget sih patungnya. awalnya lihat di media online jadi penasaran akhirnya main ke Tuban saja," tutur Yeni asal Gresik di lokasi Monumen Patung Khong Co Tuban.

Selain Yeni, ada lagi warga Tuban kota, Mitha (31) juga tidak mau ketinggalan untuk melihat dari dekat monumen patung tersebut. Bahkan ia sempat berfoto selfie di depan patung yang dibungkus kain putih.

"Sebenarnya kalau saya sebagai orang Tuban tidak mempermasalahkan adanya Monumen Patung Khong Co ini, toh ini bisa menambah destinasi wisata di kota Tuban. Tapi ini kayaknya mau ditutupi kain putih karena ada masalah," terang Mitha kepada detikcom.

Memang, pihak Pemkab Tuban belum memberi izin IMB untuk patung yang telah mendapat penghargaan dari MURI sebagai patung tertinggi se-Asia dengan ketinggian 30 meter. Bahkan patung ini telah diresmikan oleh Ketua MPR RI pada 17 Juli 2017 lalu.

Hingga saat ini proses penutupan monumen patung Khong Co yang dilakukan oleh petugas tim gabungan dari BPBD, PMK, satpol PP Kabupaten Tuban juga belum selesai. Patung ini cukup besar dan di atas patung angin cukup kencang. Terkait adanya penutupan monumen patung yang menjadi kontroversi, pihak kelenteng tidak mau berkomentar.

"Saya no comment saja kalau terkait penutupan ini, karena khawatir malah salah nanti apa yang saya omongkan," tegas Ketua Umum Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan, kepada detikcom.

Gunawan membenarkan jika banyak warga yang datang ke monumen Patung yang mulia Khong Co untuk berwisata setelah diresmikan pada bulan lalu. Jumlah warga dan wisatawan yang berkunjung sangat meningkat.

"Kemarin itu sampai ada pengunjung yang menangis dan bilang patung apik gini kok mau ditutup , itu saya melihat dan dengar sendiri mas," ucap Gunawan.

Sebelumnya muncul protes dari warga terkait dengan patung dewa raksasa di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban. Ternyata ada masalah perizinan dan IMB yang belum keluar. Muspida sudah berembuk untuk meredakan susana, karena ada beberapa broadcast di medsos yang menyerempet SARA.

Semua pihak bersepakat dan berkomitmen untuk menjaga suasana damai dan kondusif. Pihak kelenteng pun menutup patung dengan kain putih untuk sementara waktu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »