Rocky Gerung: Keadaan Ini Diam-diam Dinikmati Pemain Politik


VIVA – Pengamat politik Rocky Gerung memberi sindiran tajam untuk figur-figur yang menikmati kisruh di balik aksi reuni 212 di Monumen Nasional, pada Sabtu, 2 Desember 2017.

Dalam pernyataannya di Indonesia Lawyer Club tvOne, dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini menyebutkan, jika aksi Reuni 212 sebagai langkah bersama untuk menghidupkan kembali harapan lahirnya negara Islam lewat ide yang pernah dituangkan dalam Piagam Jakarta 1945.

"Karena idenya ada di situ (Piagam Jakarta). Jadi istilah reuni itu istilah yang tepat. Kendati hendak diselundupkan dengan segala macam peristilahan," ujar Rocky di tvOne, Selasa, 5 Desember 2017.

Pria kelahiran Manado 1959 ini tak menampik jika memang dari dulu memang ada keinginan agar Indonesia berazas Islam. Termasuk juga konsep kerajaan.

Namun demikian, dalam perjalanannya, gagasan itu akhirnya tidak disepakati. Konstitusi memilih kesepakatan bersama lewat rakyat.

"Apakah Tuhan berdaulat di NKRI, tidak. Karena kita memilih kedaulatan rakyat, final itu," ujar Rocky.

Atas itu, Rocky mengingatkan agar publik tidak cepat terjebak dalam isu jangka pendek yang bisa saja merugikan.

"Keadaan ini diam-diam dinikmati oleh pemain politik. Karena ini soal statistik pemilu nanti," kata Rocky.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »